Ingin melepas Jilbab ? PDF Print E-mail
Thursday, 03 April 2008

Assalamu `alaikum Wr. Wb.
Al-Hamdulillahi Rabbil `Alamin, Washshalatu Wassalamu `Alaa Sayyidil Mursalin, Wa `Alaa `Aalihi Waashabihi Ajma`in, Wa Ba`d

Sebelum Anda memutuskan untuk melepaskan jilbab, ada baiknya Anda renungkan kembali perintah Allah di bawah ini.


Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka
.(QS. An-Nur : 31)

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. Al-Ahzab : 59)

Juga ada hadits Rasulullah SAW kepada Asma
binti Abi Bakar :

Wahai Asma
, seorang wanita bila telah haidh maka tidak boleh nampak darinya kecuali ini dan ini. Rasulullah SAW memberi isyarat kepada wajah dan tapak tangannya. (HR. ).

Dengan demikian, jilbab adalah perintah wajib yang tidak bisa ditawar-tawar. Allah Sang Pencipta dan Pemelihara kita yang mewajibkan pemakaian jilbab itu kepada setiap muslimah yang sudag baligh. Karena itu, Anda semestinya bersyukur karena selama ini Anda telah menunaikan perintah Allah. Sebab, di antara sekian banyak wanita muslimah, hanya sedikit yang mau benar-benar menjalankan perintah-Nya terutama dalam hal jilbab. Padahal sebagai seorang muslim kita harus meyakini bahwa dalam seluruh perintah dan anjuran Allah pasti terkandung banyak hikmah dan manfaat bagi manusia. Di antaranya, untuk menampakkan identitas sebagai muslimah, agar bisa lebih terjaga dari tatapan dan gangguan pria jalang, serta untuk menguji iman Anda dalam  lain sebagainya. 
Kalau kemudian timbul keraguan dan ketidaktetapan yang bergejolak di hati Anda, itu merupakan bisikan syetan. Syetan sekarang ini sedang berjuang mati-matian untuk menghembuskan rasa ragu dan syak ke dalam hati Anda. Dia membuat Anda menjadi gamang dan bingung dalam melangkahkan kaki ke dalam sinar cahaya dari Allah SWT. Entah dengan merasa kurang gaul, kurang pede, dan tidak bisa bergaya.

Karena itu segeralah beristighfar, sucikan diri dan hati, datangilah orang-orang yang shalih dan mintalah petunjuk dan nasihat mereka. Perbanyaklah mengingat dosa dan amal buruk yang selama ini sudah Anda lakukan, lalu bayangkan bagaimana Anda harus mempertanggung-jawabkan semua itu kelak di akhirat.

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun
(QS. Al-Hadid : 16)

Apakah sampai saat ini Anda masih tetap ingin menumpuk dosa dan menjalankan maksiat sementara lingkungan sekeliling Anda sudah menunjukkan jalan yang lurus terbentang di depan Anda.

Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu'min dan tidak bagi perempuan yang mu'min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.(QS. Al-Ahzab : 36)
Percayalah bahwa kalau kita bertakwa kepada Allah, Allah akan memberikan solusi dan jalan keluar.Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/9/cn/26254

Comments (1) >> feed

Abdul Hamid Fadlillah said: _

 
Renungkan betapa ALLAH menyayangi kita.. renungkan betapa Allah menjaga kita, mengaawasi kita, dan memelihara kita.. kita hanya hamba nya, makhluk nya dan Allah adalah pemilik kita.. maka tidak ada alasan bagi kita seorang hamba Allah untuk menolak perintah Allah.. saudaraku kita hidup di dunia hanya sebentar saja sedangkan Akhirat disana kekal abadi.. pilihan bagi kita ikuti perintah Allah maka surga balasannya.. langgar perintah Allah maka neraka jahanam balasannya..tidak ada paksaan untuk memeluk ISLAM karena sudah jelas mana yang Hak dan mana yang Bathil.. dan anda yang memutuskan kemana tempat kembali anda di Akhirat kelak..... mudah-mudahan kita dimatikan dalam keadaan khusnul khotimah..
October 27, 2009
Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley
Smiley

busy
 
< Prev   Next >

Free Joomla Templates By Joomlashack