| Siapa takut menikah ? |
|
|
|
| Wednesday, 20 February 2008 | |
|
Bismillahir rahmanir rahim ia belum menikah, beliau bertanya, "Apakah engkau sehat dan mampu?" Ukaf menjawab, "Ya, alhamdulillah."
Rasulullah saw bersabda, "Kalau begitu, engkau termasuk termasuk bagian dari kami, maka lakukanlah seperti yang kami lakukan, dan termasuk sunnah kami adalah menikah. Orang yang paling buruk diantara kamu adalah mereka yang membujang.
Orang mati yang paling hina di antara kamu adalah orang yang membujang." Kemudian Rasulullah (saw) menikahkannya dengan Kultsum al-Khumairi. (HR Ibnu Atsir dan Ibnu Majah) dalam memelihara yang separuhnya lagi." (HR Thabrani dan Hakim) beliau. Setelah mendapat penjelasan, masing2 ingin meningkatkan peribadatan mereka.
Salah seorang berkata, Yang lain berkata, "Adapun saya akan menjauhi wanita, saya tidak akan
Ketika hal itu didengar oleh Nabi (saw), beliau keluar Demi Allah, sesungguhnya akulah yang paling takut dan taqwa diantara kalian. Akan tetapi aku berpuasa dan aku berbuka, aku shalat dan aku juga tidur dan aku juga mengawini perempuan. Maka barangsiapa yang golonganku." (HR Bukhari dan Muslim) daripada aku harusmenemui Allah swt sebagai seorang bujangan."(Ihya Ulumuddin hal. 20) sedangkan istri saya sudah meninggal, saya akan segera menikah."
Demikian rasa takut pengarang kitab menjadi semacam tempat penyalur rejeki (dari Allah) bagi orang2 yang lemah diantarakita (istri dan
Dia akan membantu kita untuk mewujudkan setiap niat baik dan tangung jawab kita. adalah bahwa Dia akan berikan lebih banyak lagi rejeki kepada wakil2-Nya agar hal itu dapat bermanfaat
Dan Allah (yang menyenangi orang2 yang berbuat baik) menyukai mereka yang mengambil tanggung-jawab atas urusan2 yang disukai-Nya. Allah. Pada saat yang sama, kita menjadikan setan stress dan uring2-an. Pada gilirannya nanti, Allah akan makhluk bergantung dan mendapatkan rejekinya.
Sementara itu, setan bekerja lebih keras lagi berusaha menampakkan kelebihan2 hidup maka Allah yang maha pengasih dan maha penyayang tidak akan menambah berat beban yang harus kita pikul, bahkan Dia akan meringankannya melalui pernikahan. Nampaknya hal ini tidak bisa masuk akal, akan tetapi demikianlah ketetapan Allah dalam memelihara tidak mampu. dan hubungan baik dengan sanak-saudara, niscaya Allah akan memberi jalan keluar bagi masalah2 yang mungkin timbul terhadap mereka. Segala sesuatu datang dari Allah berusaha.
Kemuliaan seseorang seukuran dengan penderitaan yang |
|
| Last Updated ( Wednesday, 20 February 2008 ) |
| < Prev |
|---|


